Polisi Menangkap Pelaku Geng Motor Walau Terluka

Berita, Kriminal107 Dilihat

HOTNESIA NEWS, Jambi – Video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen dramatis ketika Brigadir Andri Sitompul, seorang anggota Ditreskrimsus Polda Jambi, berhasil menangkap seorang pelaku geng motor meskipun baru saja mengalami serangan bacokan.

Kejadian ini berawal dari keributan yang dilakukan oleh sebuah kelompok geng motor di dekat rumah Brigadir Andri. Ia berusaha untuk memediasi dan menegur para pelaku yang melakukan aksi berbahaya dengan menggeber sepeda motor di sekitar tempat tinggalnya.

Dalam video tersebut, kita dapat melihat Brigadir Andri berusaha untuk menahan seorang pelaku yang berupaya kabur ke tanah. Di dalam video tersebut, terlihat sebilah samurai yang diduga digunakan oleh pelaku geng motor melukai Andri. Meskipun kepala dan punggungnya berdarah, Andri dengan tekad kuat berhasil menahan pelaku yang berusaha melarikan diri.

Dalam kejadian itu, Brigadir Andri teriak kesal sambil menegur pelaku, “Kepala aku berdarah! Pegang ini!” Keberanian dan ketegasan Andri dalam menangkap pelaku meskipun dalam kondisi terluka mencerminkan tekad seorang polisi untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, bahkan di lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi pada malam Minggu tanggal 29 Oktober 2023, di Jalan Kimaja, RT 19, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Andri, yang saat itu sedang bersantai dengan temannya di dekat rumahnya, tanpa ragu-ragu menyelamatkan situasi meskipun beresiko terluka dikarenakan geng motor tersebut.

Setelah berhasil menangkap pelaku, Andri juga mendapatkan perawatan medis intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi dan kondisinya sudah membaik.

Pelaku yang ditangkap oleh Brigadir Andri adalah Anggi Saputra berusia 18 tahun. Anggi juga mengalami pemukulan dari massa yang marah atas tindakan para pelaku geng motor. Selain Anggi, polisi juga berhasil menangkap beberapa pelaku lainnya, sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Keberanian dan komitmen Brigadir Andri dalam menjaga ketertiban masyarakat adalah bukti nyata bahwa seorang polisi selalu siap untuk menjalankan tugasnya, bahkan jika itu berarti harus menghadapi risiko dan bahaya, bahkan di lingkungan pribadinya sendiri. Aksi heroiknya adalah contoh yang patut diapresiasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat terkhususnya membasmi geng motor.(MIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *