Tanah Longsor Taput, Ibu dan Anak Dinyatakan Meninggal

Berita124 Dilihat

HOTNESIA NEWSTanah longsor di Taput (Tapanuli Utara) areal persawahan Talun, Dusun Simarhompa, Desa Siabalabal, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 7 Desember 2023, menimbulkan dampak tragis dengan menelan korban jiwa.

Seorang ibu hamil, Boru Sihombing (35), dan anaknya, Boru Sihombing (5), menjadi korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 WIB dan disaksikan oleh beberapa warga sekitar. Tanah longsor yang terjadi secara mendadak berasal dari bukit yang berdekatan dengan areal persawahan.

Sebanyak 500 meter persegi areal persawahan tertutup oleh tanah longsor tersebut, menyebabkan evakuasi korban menjadi tugas yang sulit.

Warga sekitar segera merespons dengan cepat, berhamburan ke lokasi kejadian, berupaya keras mengevakuasi korban yang tertimbun.

Sayangnya, upaya mereka tidak berhasil menyelamatkan Boru Sihombing dan anaknya. Keduanya ditemukan sudah meninggal dunia ketika berhasil dievakuasi dari reruntuhan tanah longsor.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tarutung untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama karena Boru Sihombing sedang mengandung anak ketiganya, sementara anak pertamanya juga menjadi korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara, Parsaoran Situmorang, telah memastikan evakuasi korban selamat dan membawa mereka ke tempat yang aman.

Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna menentukan penyebab pasti dari tanah longsor tersebut. Langkah ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa depan dan memastikan keselamatan masyarakat setempat.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan urgensi menjaga lingkungan. Salah satu tindakan pencegahan yang dapat diambil adalah melakukan reboisasi di daerah-daerah rawan longsor.

Reboisasi dapat membantu memperkuat struktur tanah, mengurangi erosi, dan secara keseluruhan memperbaiki kualitas lingkungan. Upaya ini perlu didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah setempat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Dalam situasi sedih seperti ini, solidaritas dan dukungan komunal sangat diperlukan untuk membantu keluarga korban dan masyarakat yang terkena dampak. Semoga kejadian ini menjadi momentum untuk lebih serius dalam menjaga lingkungan dan memperkuat langkah-langkah pencegahan bencana di seluruh wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *