Malam Tahun Baru di Medan Tahun 2023: Nuansa Khidmat Dengan Do’a Bersama

Berita, Pengetahuan150 Dilihat

HOTNESIA.COM, Medan – Malam tahun baru dari 2023 ke 2024 di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, akan berlangsung tanpa gemerlap kembang api. Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yudha Setiawan, secara resmi mengumumkan keputusan ini kepada wartawan, menegaskan bahwa tidak akan ada perayaan kembang api pada malam Tahun Baru.

Menurut Yudha Setiawan, Pemerintah Kota Medan telah memutuskan untuk menggantikan tradisi kembang api dengan doa bersama di Lapangan Benteng.

Keputusan ini diambil dalam rangka memberikan nuansa yang lebih khidmat dan reflektif dalam menyambut pergantian tahun. Meskipun kembang api ditiadakan, Pemko Medan menjanjikan rangkaian acara yang tetap meriah dan menghibur bagi warga Medan.

Dalam rangka menyambut tahun baru, Lapangan Masyarakat Benteng Medan akan menjadi tempat berlangsungnya doa bersama yang diharapkan dapat mengajak seluruh masyarakat Medan untuk bersatu dalam momen kebersamaan. Acara ini dijadwalkan dimulai pada pukul 21.00 WIB, memberikan cukup waktu bagi warga untuk berkumpul dan merayakan pergantian tahun secara berbeda.

Meskipun kembang api tidak akan menyinari langit kota, Pemko Medan telah merencanakan beberapa kegiatan menarik untuk menambah semarak malam Tahun Baru.

Salah satu kegiatan yang diadakan adalah bazar UMKM selama dua hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 30 hingga 31 Desember 2023, yang akan dimulai pukul 14.00 WIB setiap harinya.

Bazar UMKM ini diharapkan dapat memberikan peluang bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan dan menjual produk-produk unggulannya.

Masyarakat Medan dapat menikmati beragam produk lokal yang ditawarkan di bazar tersebut, sekaligus mendukung perkembangan ekonomi lokal.

Selain bazar, malam pergantian tahun di Medan juga akan dimeriahkan oleh penampilan band lokal Kota Medan dan Band Ibu Kota. Musik live akan mengiringi warga Medan hingga malam pergantian tahun, menciptakan atmosfer meriah dan penuh kegembiraan. Acara ini diharapkan dapat memberikan hiburan yang memadai bagi masyarakat yang hadir.

Tak hanya itu, Pemko Medan juga menyiapkan atraksi khusus berupa Drone Light Show. Pertunjukan lampu-lampu dari drone ini akan menghiasi langit Medan, menciptakan visual yang memukau dan futuristik.

Drone Light Show dijadwalkan akan dimulai setelah penampilan terakhir dari band-band yang menghibur, memberikan penutup yang spektakuler untuk malam pergantian tahun.

Meskipun tanpa kembang api, Pemko Medan optimis bahwa rangkaian acara yang telah disiapkan akan mampu menyatukan warga Medan dalam semangat menyambut Tahun Baru.

Keputusan ini juga sejalan dengan semangat kebersamaan dan refleksi, mengajak masyarakat untuk merenung dan merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih mendalam.

Malam pergantian tahun tanpa kembang api di Medan juga diwarnai oleh adanya kegiatan bazar UMKM. Dalam dua hari berturut-turut, para pengunjung dapat menjelajahi berbagai stan yang menampilkan produk-produk unik dari pelaku UMKM setempat. Keberadaan bazar ini tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun solidaritas ekonomi di kalangan masyarakat.

Menariknya, para pengunjung bazar juga dapat menikmati hiburan langsung dari band-band lokal Kota Medan dan Band Ibu Kota yang akan tampil selama acara berlangsung.

Dengan suasana yang penuh kehangatan dan keceriaan, diharapkan bahwa malam pergantian tahun di Medan tetap menjadi momen yang tak terlupakan bagi warganya.

Salah satu daya tarik utama yang dihadirkan oleh Pemko Medan adalah Drone Light Show. Pertunjukan cahaya dari drone ini tidak hanya menjadi penutup yang spektakuler namun juga memberikan sentuhan futuristik pada perayaan tahun baru.

Rencananya, Drone Light Show akan menjadi puncak dari rangkaian acara malam tersebut, menciptakan momen yang memukau dan memberikan kenangan tak terlupakan bagi warga Medan.

Keputusan Pemko Medan untuk tidak menyelenggarakan kembang api sejalan dengan upaya untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.

Langkah ini juga sejalan dengan semangat kesadaran akan pentingnya lingkungan dan keamanan masyarakat. Meskipun tanpa kembang api, Pemko Medan berhasil menghadirkan alternatif yang menarik dan bervariasi bagi warga kota.

Sebagai langkah tambahan, kehadiran doa bersama di Lapangan Benteng memberikan dimensi spiritual pada perayaan tahun baru. Momen ini menjadi waktu yang tepat bagi warga Medan untuk merenung, bersyukur, dan berdoa bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan begitu, malam pergantian tahun tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga kesempatan untuk bersama-sama merayakan kehidupan dan memaknai perjalanan tahun yang telah berlalu.

Dengan menghadirkan perayaan tahun baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, Pemko Medan memberikan pesan bahwa keberagaman bentuk perayaan tahun baru dapat menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman dan merajut tali kebersamaan di tengah masyarakat.

Malam pergantian tahun tanpa kembang api di Medan bukan hanya sekadar perubahan format acara, tetapi juga representasi dari semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat yang menghadapi tantangan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *