Mobil Bawa BBM Terbakar, Diduga Bawa 12 Galon BBM

Berita, Viral647 Dilihat

Mobil Bawa BBM TerbakarPada Kamis, 23 Mei 2024, sekitar pukul 7:00 WIB, sebuah insiden mengerikan terjadi di jalan Adam Malik, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Satu unit mobil Toyota Avanza tiba-tiba terbakar, mengejutkan warga setempat dan pengguna jalan yang melintas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh kendaraan yang membawa sejumlah besar bahan bakar minyak (BBM).

Insiden bermula ketika warga setempat melihat kendaraan roda empat tersebut mengeluarkan api secara tiba-tiba. Menyadari bahaya yang mengancam, pengemudi mobil segera menepikan kendaraannya. Dalam upaya menepikan mobil, pengemudi sempat menabrak sebuah warung pedagang di tepi jalan. Kejadian ini menambah kepanikan di antara warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Source: Instagram/cakapviral.id

Setelah berhasil menepikan mobil, pemilik kendaraan bergegas turun dan mulai mengeluarkan galon-galon berisi BBM dari dalam mobil. “Warga melihat pemilik mengeluarkan galon berisi BBM jenis pertalite sebanyak 6 galon yang berisi sekitar 210 liter,” kata Mustari. Tindakan cepat pengemudi untuk mengeluarkan BBM tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko ledakan yang lebih besar.

Upaya Penyelamatan dan Dampak Kebakaran

Setelah mengeluarkan beberapa galon BBM, pemilik kendaraan meninggalkan tempat kejadian tanpa diketahui arah perginya. “BBM yang terbakar sebanyak 6 galon untuk kendaraan roda empat yang terbakar dan sisa BBM sebanyak 6 galon yang tidak terbakar selanjutnya diamankan Polsek Jambi Selatan,” tambah Mustari.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman. Mereka berhasil mengendalikan api sebelum menyebar lebih luas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. Namun, mobil Toyota Avanza tersebut hangus terbakar, menyisakan kerangka mobil yang rusak parah.

Tindakan Kepolisian

Setelah api berhasil dipadamkan, pihak kepolisian dari Polsek Jambi Selatan langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian. Sisa BBM sebanyak 6 galon yang berhasil diselamatkan diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga mencari keberadaan pemilik kendaraan yang meninggalkan tempat kejadian.

Menurut informasi yang diperoleh, BBM jenis pertalite tersebut dibawa dalam jumlah yang cukup besar, yakni sekitar 12 galon. Keberadaan bahan bakar dalam jumlah besar di dalam mobil pribadi menimbulkan pertanyaan terkait tujuan pengangkutan BBM tersebut dan kepatuhan terhadap regulasi pengangkutan bahan berbahaya.

Respon Masyarakat dan Pemerintah

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat Kota Jambi. Banyak warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut merasa cemas akan potensi bahaya yang bisa timbul dari pengangkutan BBM dalam jumlah besar tanpa pengawasan yang memadai. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari, menekankan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap regulasi pengangkutan bahan berbahaya.

“Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya mematuhi aturan-aturan keselamatan dalam pengangkutan bahan berbahaya seperti BBM. Keselamatan publik harus menjadi prioritas utama,” ujar Mustari.

Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemadam Kebakaran berencana untuk meningkatkan sosialisasi terkait bahaya pengangkutan BBM tanpa izin dan perlengkapan yang memadai. Mereka juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang membawa bahan berbahaya.

Kejadian terbakarnya mobil yang membawa 12 galon BBM di Kota Jambi merupakan peringatan keras akan bahaya yang bisa timbul dari kelalaian dalam menangani bahan berbahaya. Langkah cepat pengemudi untuk mengeluarkan BBM dan tindakan sigap petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah terjadinya ledakan besar dan menyelamatkan nyawa warga sekitar.

Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menemukan pemilik kendaraan untuk dimintai keterangan dan memastikan bahwa aturan terkait pengangkutan bahan berbahaya dipatuhi oleh semua pihak. Kejadian ini juga menggarisbawahi pentingnya edukasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengangkutan BBM untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Masyarakat Kota Jambi berharap bahwa dengan adanya peningkatan pengawasan dan edukasi, kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi. Keselamatan dan keamanan publik harus menjadi prioritas utama dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal pengangkutan bahan berbahaya seperti BBM. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, pihak berwenang, dan masyarakat, diharapkan insiden-insiden berbahaya seperti ini dapat dihindari di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *