Anthony Yarde Melawan Pembunuh, Monster Bernama Artur Beterbiev

Sedang Trending 2 hari yang lalu

loading...

Anthony Yarde kudu berhadapan dengan pembunuh, monster, hewan berjulukan Artur Beterbiev dalam pertarungan kelas berat ringan nan ditunggu-tunggu. Petinju berumur 31 tahun asal Rusia nan merupakan juara kelas berat ringan WBC, IBF dan WBO datang ke Wembley untuk sebuah pertarungan berisiko tinggi demi mempertahankan gelarnya, Sabtu nanti.

Beterbiev nan berumur 38 tahun, menjalani lebih dari 300 pertarungan amatir dan mengalahkan 18 lawannya nan merupakan petinju ahli dengan KO. Dia mengalahkan Oleksandr Gvozdyk dengan sebuah penampilan nan sadis di tahun 2019.

Baca Juga: Deontay Wilder Menangis setelah Gagal Duel Lawan Anthony Joshua

Dan Callum Johnson, petinju Inggris pemberani nan memperkuat selama empat ronde penuh ketegangan berbareng sang petarung pada tahun 2018, menganggap rekan senegaranya itu menerima Mission Impossible. Dia berbual bahwa Beterbiev sangat rawan sehingga dia kudu diasingkan dari bumi nan penuh dengan luka ini.

"Pria itu adalah monster, monster mutlak," kata laki-laki berumur 37 tahun asal Lincolnshire nan sudah pensiun dan dihormati itu. "Dan saya tidak bisa memandang ada orang nan bisa mengalahkannya dalam waktu dekat. Ketika saya berada di sana dan adrenalin saya terpompa, saya tidak betul-betul merasa dia menyakiti saya.''

Callum Johnson kemudian menceritakan gimana kerasnya pukulan Beterbiev nan dikenal sebagai raja KO tidak terkalahkan.
"Namun saat saya melihatnya kembali, apalagi saat dia memukul sarung tangan dan lengan saya, dia mengguncang saya dari satu sisi ke sisi lainnya. Dan rekaman biasanya tidak berbohong, saat dia memukul orang, mereka bakal mengenai kanvas,"ungkap Callum.

Sambil tersenyum mengingat kenangan menyakitkan itu, dia menambahkan: "Saya kira dia kudu dilarang bertanding!"

Johnson memberi kejutan besar saat dia naik ke atas kanvas - setelah sebuah teknik decousing pada ronde pertama nan kontroversial - dan menjatuhkan atlet berjenggot itu pada ronde kedua, namun dia mengungkapkan bahwa langkah dia pertama kali terkena serangan ground and pound - setelah dia melepaskan pertahanannya setelah mendapat peringatan dari wasit - merupakan contoh lain dari arsenal menakutkan milik Beterbiev.

"Artur Beterbiev adalah seekor anjing, dia adalah binatang," katanya dengan penuh rasa hormat. ''Dia tidak bakal ragu untuk memukul Anthony Yarde di bagian belakang kepalanya. Anda kudu tajam sepanjang waktu, Anda kudu berhati-hati sepanjang waktu, Anda tidak boleh lengah sedetik pun, lantaran dia bakal memanfaatkannya. Namun, untuk mempunyai kesempatan mengalahkannya, Anda kudu bisa mengalahkannya di permainannya sendiri.''

"Kasarlah dia, sorong dia mundur, pukul dia dengan keras, buat dia merasa tidak nyaman. Jika Anda mencoba untuk melakukan outboxing dari belakang, maka dia bakal merasa nyaman, lantaran itulah nan biasa dilakukan oleh lawan-lawannya. Seseorang nan memukulnya dengan keras dan mendorongnya mundur tidak bakal terbiasa dengan dirinya, dan itulah satu-satunya langkah untuk mengalahkannya, menurut saya."

Baca Juga: Anthony Yarde Tetap Rendah Hati saat Kalahkan Artur Beterbiev

Yarde adalah laki-laki nan lebih muda dan lebih segar, namun apalagi asal-usulnya di Hackney tidak bakal dapat menyelamatkannya dari julukan 'Binatang Buas dari Timur' nan disematkan pada Beterbiev, nan merupakan laki-laki kelahiran Chechnya. Dan Johnson - meski dia berambisi rekan senegaranya itu dapat memberikan kejutan - menganggap Yarde berada dalam kesulitan besar, selain jika "Father Time" telah menghancurkannya sejak kemenangan luar biasa pada bulan Juni lalu.

"Anthony Yarde dapat memukul, jadi dia mempunyai kesempatan untuk menang," kata Johnson. ''Yarde mungkin mempunyai pukulan tunggal nan lebih sigap dan kecepatan tangan, namun timing, keahlian di atas ring dan otak tinju Beterbiev dapat meniadakan sedikit kelebihan nan dimiliki Yarde. Dia bisa bertinju, dia mempunyai pertahanan nan baik,''

(aww)

Selengkapnya
Sumber Olahraga Sindonews
Olahraga Sindonews
Atas