PBSI Terapkan Teknologi Canggih Cold Therapy, Netizen Malah Salfok Kondisi Kevin Sanjaya

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Malaysia Open 2023. (Foto: PBSI)

INDOSPORT.COM – Kevin Sanjaya melakukan cold therapy nan diterapkan PBSI di Indonesia Masters 2023. Netizen lantas dibuat salah konsentrasi dengan kondisi mitra Marcus Gideon itu.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) baru-baru ini menerapkan teknologi canggih pengembangan dari sport science nan disebut dengan cold therapy.

Melansir dari unggahan akun resmi Twitter PBSI, terlihat pemain dobel putra, Kevin Sanjaya tengah menjalani cold terapy oleh tim medis PBSI, didampingi pelatihnya, Herry Iman Pierngadi (Herry IP).

“Recovery time, canggih nih guys, hasil pengembangan sport science. Cold therapy namanya,” tulis PBSI.

Sementara itu, Kevin Sanjaya mendapatkan terapi usai bertanding melawan pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae di babak pertama Indonesia Masters 2023 dengan Marcus Gideon.

Sekadar informasi, cold therapy merupakan terapi dingin nan berfaedah untuk mengurangi rasa nyeri dan melokalisir peradangan akibat cedera.

Sementara itu, cold therapy sering digunakan untuk mengatasi cedera ankle nan berfaedah untuk mengurangis rasa nyeri dan meminimalisir proses pembengkakan.

Di bumi bulutangkis, dengan adanya cold therapy tentu sangat berfaedah apalagi untuk recovery usai pertandingan serta membantu mempercepat proses pemulihan.

Sementara itu, dengan terobosan canggih dari PBSI ini, tentu dapat menguntungkan pemain. Karena cold therapy dapat membikin turun suhu dalam jangka waktu nan lama.

Hal ini disebabkan lantaran inti dari terapi dingin adalah menyerap kalori area lokal cedera sehingga terjadi penurunan suhu. Tentu, cold therapy lebih efektif daripada terapi es.

Selengkapnya
Sumber Olahraga Indosport
Olahraga Indosport
Atas